Tuesday, November 27, 2012

Sistem Operasi


SISTEM OPERASI


Peran Sistem Operasi 
(adalah sebuah program)
  •  mengatur fasilitas komputer, memberikan layanan untuk pemrogram, dan menjadwal eksekusi  program lainnya.
  •   menjembatani perangkat keras dari pemrogram.
  •   memberikan interface yang bagus untuk menggunakan sistem
  •   mengontrol eksekusi program-program aplikasi yang memerlukan fasilitas dan pelayanan hardware komputer.

Tujuan dan Fungsi Sistem Operasi
  •   Nyaman : Suatu sistem operasi akan membuat sistem komputer lebih mudah untuk digunakan.
  •   Efisien : Sistem operasi memungkinkan fasilitas sistem komputer dapat digunakan dengan cara yang efisien.

Sistem Operasi sebagai Interface Pengguna/Komputer
Latar Belakang Sistem Operasi
  Fungsi utama komputer adalah menyediakan satu atau lebih aplikasi.
  •  Pengguna aplikasi (end user) umumnya tidak berkepentingan dengan arsitektur komputer, end user memandang sistem komputer dari sudut aplikasi.
  •  Aplikasi diekspresikan dalam bentuk bahasa pemrograman dan dibuat oleh pemrogram aplikasi.
  •  Sebagian program aplikasi dikenal sebagai utilitas. Utilitas adalah implementasi fungsi-fungsi yang sangat sering digunakan untuk membantu proses pembuatan program, manajemen file, dan pengontrolan perangkat I/O.
  •   Program sistem yang paling penting adalah sistem operasi.
  •  
  •   Sistem operasi menyembunyikan detail hardware dari pemrogram dan menyediakan interface yang nyaman untuk pemrogram.

 Sistem operasi berfungsi sebagai mediator antara hardware komputer dengan pemrogram untuk  mengakses dan menggunakan fasilitas layanan tertentu.

Layanan yang Diberikan Sistem Operasi adalah :
1.  Pembuatan Program
Sistem operasi menyediakan berbagai fasilitas layanan bagi pemrogram untuk pembuatan program dalam bentuk utilitas (general utilities).
2.  Eksekusi Program
    Sistem operasi melakukan penanganan pemuatan instruksi dan data ke memori utama, perangkat     input/output (I/O) dan inisialisasi file, dan penyiapan fasilitas.
3. Akses ke Perangkat I/O
Sistem operasi menangani set instruksi I/O atau sinyal kontrol untuk keperluan operasi.
4.Akses Terkontrol ke File
Sistem operasi dapat menyediakan perlindungan untuk mengontrol akses ke fasilitas yang digunakan secara bersama.
5.  Akses Sistem
Sistem operasi mengontrol akses ke sistem sebagai keseluruhan dan ke sumber daya sistem tertentu.

Sistem Operasi Sebagai Pengelola Fasilitas
 1. Sebuah komputer adalah sekumpulan fasilitas untuk pemindahan, penyimpanan, dan pengolahan data dan mengontrol ketiga fungsi ini.
2. Pengontrolan fungsi-fungsi ini dilakukan oleh sistem operasi.
®  Sistem operasi merupakan program yang dieksekusi oleh CPU
3.  Sistem operasi mengarahkan CPU dalam menggunakan fasilitas lainnya dan dalam pewaktuan dan atau penjadwalan eksekusi program.
Jenis Sistem Operasi
Pembedaan jenis sistem operasi didasarkan pada karakteristik.
Karakteristik dapat dibagi menjadi 2 dimensi:

Dimensi pertama:
Ditinjau dari segi interaksi pengguna dengan sistem komputer, ada dua jenis sistem operasi yang independen, yaitu:
-  Sistem bersifat interaktif
-  Sistem bersifat batch

Dimensi kedua:
Ditinjau dari segi banyaknya program yang dieksekusi secara simultan, ada dua jenis sistem operasi, yaitu:
-  Sistem yang menggunakan Multiprogramming
-  Sistem yang tidak menggunakan Multiprogramming yaitu: Uniprogrammed / One task at a time

Sistem interaktif,
-  pengguna/pemrogram berinteraksi secara langsung dengan komputer,  biasanya melalui keyboard/layar monitor, untuk meminta eksekusi  tugas atau membentuk transaksi.

Sistem batch,
-  program-program pengguna ditampung bersama-sama (secara offline) dengan pengguna lainnya dan kemudian diserahkan ke sistem operasi oleh operator komputer.
-  program diselesaikan, hasilnya dicetak dan dikembalikan ke pengguna.
-  sistem batch murni sudah jarang ditemukan saat ini.

Dimensi Multiprogramming
-  Prosesor selalu berada dalam keadaan sibuk karena prosesor mengerjakan lebih dari satu program pada saat yang sama,
-  Beberapa program dimuatkan ke dalam memori,
-  Prosesor beralih dengan cepat dari satu program ke program lainnya
-  Bila menggunakan sistem interaktif, menerapkan time sharing
-  Persyaratan lain untuk meningkatkan kecanggihan dibanding dengan sistem operasi tipe batch adalah
o   manajemen memori
o   penjadwalan

Tabel Jenis Sistem Operasi

Batch System
Interactive System
Uniprogrammed / One task at a time
Simple batch
Dedicated system
Multiprogrammed
Sophisticated batch
Time sharing

Jadi ada empat jenis sistem operasi secara umum:
1.    Sistem Batch sederhana
2.    Sistem Batch canggih
3.    Sistem Multiprogramming
4.    Sistem Time Sharing


sumber :

google.com

No comments:

Post a Comment